banner 728x90
ADV, Berita  

Distransnaker Kutim Gandeng SMK dan LPK Siapkan Tenaga Kerja . Perusahaan Didorong Gunakan CSR Untuk Pelatihan

Sulisman, Kadisnaketrans Kutai Timur

SANGATTA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur terus memeperkuat kolaborasi dengan sekolah kejuruan,lembaga pelatihan kerja ( LPK ) hingga perusahaan untuk meningkatkan kompentensi tenaga kerja lokal.

Kepala Distransnaker Kutim , Sulisman, mengatakan bahwa kerjasma demgan SMK dan LPK menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

” Kalau terkait kerjasama, tentu kita termasuk dengan sekolah – sekolah SMK , kemudian terkait dengan LPK – LPK , itu binaan kita,“ ucap Sulisman diruang kerjanya.

Ia mengatakan,bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap LPK yang beroperasi di kutai timur. Dukungan kegiatan juga diberikan ketika tersedia anggaran.

Ia berharap, bahwa LPK tidak seharusnya bergantung pada pemerintah daerah, Lembaga Pelatihan didorong aktif membangun komunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur.

Sulisman menghimbau kepada mereka harus bisa berkolaborasi dan berkomunikasi dengan Perusahaan – perusahaan , karena tidak sedikit perusahaan yang berada di Kutai Timur,“ ujarnya.

Salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan adalah program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk membiayai maupun mendukung pelatihan tenaga kerja.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat bagi kedua belah pihak. LPK dapat meningkatkan kapasitas masyarakat,sementara perusahaa. Mendapatkan calon pekerja yang telah dibekali kompentensi sesuai kebutuhan industri.

” Paling tidak mereka merangkul juga perusahaan yang ada supaya perusahaan ini memanfaatkan CSR – nya untuk melakukan pelatihan – pelatihan ,“ ujarnya.

Sejumlah perusahaan telah membangun komunikasi dan kerjasama dengan Distransnaker Kutim dalam pengembangan tenaga kerja .

” Alhamdullillah perusahaan juga mau bekerjasama, baik itu PAMA, KPC , mereka selalu menghubungi kita juga, ternasuk indeksim ,“ ungkap sulisman.
Ia berharap kolaborasi pemerintah, lembaga, LPK, dan perusahaan dapatbterus diperkuat sehingga pelatihan yang diberikan kepada masyarakat semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.(ADV/Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *