banner 728x90
ADV, Berita  

Proyek Industri Diproyeksi Butuhkan Ribuan Pekerja, Sulisman Minta Tenaga Lokal Kutim Siapkan Kompetensi

Sulisman, Kadisnaketrans Kutai Timur

SANGATTA – Kehadiran proyek industri berskala besar di Kabupaten Kutai Timur dinilai membuka peluang baru bagi penyerapan tenaga kerja . Prmerintah daerah mulai mendorong peningkatan kompentesi masyarakat lokal agar mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur, Sulisman, mengatakan berdasarka informasi yang diterimanya, kebutuhan tenaga kerja pada salah satu proyek industri dapat mencapai sekitar 2.500 orang.

Kata sulis,informasi tersebut, semlat dibahas ketika dirinya mengikuti pertemuan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Tenaga karyawan yang dibutuhkan sampai 2.500. Makanya harus diprioritaskan tenaga kerja lokal, tegas Sulisman saat diwawancarai diruang kerjanya.

Besarnya kebutuhan tenaga kerja tersebut dinilai menjadi peluang yang harus dipersiapkan sejak dini. Pasalnya, orioritas terhadap tenaga kerja lokal tetap harus diikuti dengan kesesuaian kompentensi yang dibutuhkan perusahaan.

“Kalau kompentensi terkait apa yang nanti dibutuhkan, coba disipakan mulaindari sekarang,“ ujarnya.

Ia berharap dukungan anggaran dapat tersedia agar Distransnaker Kutim bisa menyelenggarakan program peningkatan kompentensi bagi masyarakat lokal.

Menurut sulisman, pelatihan harus disesuaikan dengan kebituhan riil industri sehingga peserta tidak sekedar mendapatkan sertifikat , tetapi mempunyai kemampuan yang diterima oleh perusahaan.

Sulis berharap nanti diprogram atau anggaran perubahan ini, mudah – mudahan sudah bisa didukung anggaran, kalau memang kita didukung anggaran, kita akan siapkan untuk peningkatan kompentensi lokal,“ ujarnya.

Ia menilai persiapan sumber daya menjadi penting agar investasi dan pertumbuhan industri di Kutai Timur memberikan dampak langsung terhadap kesempatan kerja masyarakat setempat.

Distransnaker juga akan terus mendorong perusahaan agar memberikan ruang sebesar – besarnya bagi tenaga lokal sepanjang memenuhi kompentensi yang dibutuhkan.(ADV/Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *