
KUTIMZONE.COM|BENGALON — PT Kaltim Prima Coal (KPC) bersama PT Kaltim Nusantara Coal (KNC) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Bengalon pada 4–5 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bengalon Community Relations and Development (BCRD) KPC ini diikuti tiga kelompok UMKM dari Desa Sepaso Barat, Sepaso Timur, dan Keraitan. Pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan digital marketing, business communication dan public speaking, packaging, serta product branding.
Program ini merupakan bagian dari komitmen KPC dan KNC dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat desa melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal agar lebih siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Pada hari pertama, Senin (4/5/2026), peserta mendapatkan materi tentang komunikasi bisnis dan public speaking. Setelah sesi registrasi dan pembukaan, Senior Manager CSR KNC Dian Octavia bersama Manager BCRD KPC Syahruldin memberikan sambutan kepada peserta.
Syahruldin menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi desa. Menurutnya, kemampuan komunikasi yang baik akan membantu pelaku usaha lebih percaya diri saat memperkenalkan maupun mempresentasikan produknya kepada calon konsumen dan mitra usaha.
Materi kemudian dilanjutkan oleh narasumber Olsabara yang membawakan teknik public speaking khusus bagi pelaku UMKM. Dalam sesi praktik, peserta bergantian memperkenalkan produk usahanya di hadapan forum.
Pada sesi siang, peserta mempelajari desain kemasan yang lebih marketable sekaligus penguatan identitas produk bersama melalui branding “Etam Barokah Kreatif”. Hari pertama ditutup dengan diskusi serta evaluasi awal bersama tim CSR.
Memasuki hari kedua, Selasa (5/5/2026), pelatihan berfokus pada digital marketing. Peserta dibekali pemahaman dasar strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, hingga cara membangun identitas usaha di platform digital.
Setelah itu, peserta juga mendapatkan materi service excellence atau layanan prima, termasuk teknik menangani keluhan pelanggan dan penguatan personal branding bagi pelaku UMKM.
Sebagai puncak kegiatan, peserta melakukan simulasi presentasi produk di hadapan tim CSR dan narasumber. Pada sesi ini mereka mempraktikkan teknik public speaking sekaligus menampilkan kemasan produk hasil desain ulang selama pelatihan.
Manager BCRD KPC Syahruldin menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari tujuh program pengembangan masyarakat KPC.
“Dukungan kepada UMKM sangat penting bagi kami. Kami tidak hanya memberikan pelatihan sekali selesai, tetapi juga akan terus mendampingi agar produk-produk UMKM Bengalon dapat naik kelas, baik dari sisi kemasan, merek, maupun strategi promosi,” ujarnya.
Sementara itu, Senior Manager CSR KNC Ithaca Resources Dian Octavia mengapresiasi antusiasme para peserta yang dinilai sangat tinggi selama kegiatan berlangsung.
“Energi para ibu dan penggiat UMKM di sini luar biasa. Pelatihan seperti ini menjadi salah satu kunci pengembangan usaha. Perempuan sebagai motor penggerak keluarga tetap dapat berkarya dan berkontribusi terhadap perekonomian, termasuk dari rumah,” kata Dian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KPC, tim lapangan, serta para mitra kolaborator yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut pada masa mendatang.
Kegiatan ditutup secara resmi oleh KPC dan KNC melalui evaluasi akhir serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.
Mewakili peserta, Ketua UMKM Mama Boga Kreatif Syarifah B. Musa berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar pelaku usaha di Bengalon semakin mampu mengembangkan produk, memperluas pasar, dan menggali potensi ekonomi lokal yang dimiliki.
Kalau ingin, saya juga bisa bantu rapikan jadi versi berita media yang lebih tajam, dengan lead lebih kuat dan gaya koran lokal Kutai Timur.(***)
