banner 728x90

Seno Aji: Proyek Jalan dan Drainase Kaltim Harus Terencana

Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim saat menghadiri Hari Bakti PU di Samarinda, Rabu (3/12/2025)
Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim saat menghadiri Hari Bakti PU di Samarinda, Rabu (3/12/2025)

Samarinda – Kritik tajam dilontarkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dalam peringatan Hari Bakti ke-80 Pekerjaan Umum. Ia menilai buruknya perencanaan proyek infrastruktur selama ini membuat anggaran daerah terbuang sia-sia, terutama pada pembangunan jalan yang kerap dibongkar kembali untuk pengerjaan drainase.

“Sering kita lihat jalan yang baru diperbaiki, malah dibongkar lagi hanya untuk drainase. Ini pemborosan yang harus dihentikan,” ujar Seno Aji, Rabu (3/12/2025), saat membacakan sambutan dari Menteri PUPR di halaman Kantor Dinas PUPR Kaltim.

Ia menilai, kurangnya koordinasi antarlembaga teknis menjadi penyebab utama tumpang tindih pengerjaan proyek di lapangan. Padahal, menurutnya, integrasi dalam perencanaan menjadi kunci efisiensi pembangunan infrastruktur, yang kini menjadi salah satu prioritas nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Seno juga menyinggung pentingnya penerapan semangat Sapta Taruna Bhakti PU, yang menjadi dasar etos kerja sektor pekerjaan umum dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Program infrastruktur ini bagian dari upaya besar membangun ketahanan pangan, air, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Maka jangan disia-siakan dengan pekerjaan yang tumpang tindih,” tegasnya.

Ia berharap Hari Bakti ke-80 ini menjadi titik balik bagi Dinas PUPR provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh Balai PU di Kalimantan Timur untuk menjalin komunikasi yang lebih solid dalam setiap tahap perencanaan proyek.

“Kalau drainase sudah beres, baru jalannya dibangun. Bukan sebaliknya. Ini harus jadi budaya kerja ke depan,” imbuhnya lagi.

Ia juga meminta agar masyarakat tak ragu menyampaikan keluhan jika menemukan proyek yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, sebagai bagian dari pengawasan bersama terhadap penggunaan anggaran publik.

Dengan penataan proyek yang lebih terpadu, Seno optimistis pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur ke depan akan semakin efisien, terarah, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *