banner 728x90

RS Baru di Kubar dan Samarinda, Bukti Seriusnya Kaltim Soal Layanan Kesehatan

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji (Kutimzone.com

Samarinda – Di tengah semangat pemerataan layanan kesehatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengambil langkah progresif dengan membangun dua rumah sakit baru pada tahun 2026. Satu akan dibangun di Kutai Barat, dan satu lagi di Samarinda, sebagai wujud nyata dari program prioritas Kesehatan Gratispol.

Pembangunan ini tak hanya menjadi jawaban atas kebutuhan fasilitas kesehatan yang memadai di daerah, tapi juga penguatan strategi besar dalam menyediakan akses kesehatan yang setara untuk seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menekankan pentingnya program Gratispol sebagai landasan utama kebijakan kesehatan daerah. Menurutnya, layanan kesehatan gratis tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Dengan adanya kesehatan gratis ini, tingkat kualitas kesehatan masyarakat meningkat,” ujar Seno saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.

Seno juga menyebut layanan seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan, khususnya dalam penanganan masalah stunting yang selama ini menjadi fokus nasional.

“Walaupun penurunannya belum banyak tapi tren penurunan ini menjadi pertanda baik bagi kesehatan masyarakat kita,” ungkapnya.

Data terbaru menunjukkan bahwa angka stunting nasional menurun ke 19,8 persen. Meski belum drastis, perubahan ini dianggap sebagai sinyal positif dari peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Timur.

Seno juga menyoroti keterkaitan antara kesehatan dan kesejahteraan. Ia menilai, peningkatan layanan kesehatan turut mendorong perbaikan kualitas hidup masyarakat Kaltim secara menyeluruh.

“Tingkat kesehatan sudah mulai tumbuh baik, begitu juga tingkat kesejahteraan di Kaltim,” ujarnya.

Selain fokus pada layanan primer lewat optimalisasi operasional Puskesmas, Pemprov Kaltim memastikan bahwa dua rumah sakit yang dibangun akan menjadi penguat pelayanan medis di wilayah masing-masing. Pembangunan ini bagian dari langkah jangka panjang untuk memastikan masyarakat tak hanya memiliki akses, tapi juga memperoleh layanan kesehatan yang layak dan profesional.

“Satu di Samarinda dan satu di Kutai Barat, ini akan menambah tingkat kesehatan masyarakat Kaltim lebih baik lagi,” pungkasnya.

Dengan semangat desentralisasi pembangunan dan keberpihakan pada kesehatan rakyat, Kaltim membuktikan komitmennya untuk menghadirkan sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *