banner 728x90
Berita  

PSTI Kutim Cup 2025 Ditutup Meriah, Kadispora Apresiasi Semangat Pembinaan Atlet Sepak Takraw

 

Kutimzone.com|SANGATTA – Turnamen Sepak Takraw PSTI Kutim Cup 2025 resmi ditutup dengan meriah, menandai suksesnya penyelenggaraan ajang yang menjadi wadah bagi para atlet sepak takraw Kutai Timur untuk menunjukkan kemampuan dan semangat sportivitas. Acara penutupan dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutai Timur, Basuki Isnawan, S.Hut, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Basuki Isnawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sangat mendukung kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini, yang memiliki peran penting dalam pembinaan atlet dan pengembangan potensi generasi muda. Ia juga memberikan apresiasi kepada PSTI Kutai Timur atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan turnamen ini.

“Kegiatan seperti ini akan terus kita gelorakan, sehingga para atlet semakin bersemangat untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi,” ujar Basuki Isnawan. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan dukungan yang optimal bagi pengembangan olahraga di Kutai Timur, termasuk sepak takraw.

Lebih lanjut, Basuki Isnawan mengungkapkan bahwa pada bulan November 2025 mendatang, Pemkab Kutai Timur berencana untuk menyelenggarakan turnamen serupa di GOR Bela Diri Soekarno Hatta. Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga di Kutai Timur dan memberikan kesempatan bagi para atlet untuk terus berkompetisi.

PSTI Kutim Cup 2025 telah melahirkan bibit-bibit unggul sepak takraw yang diharapkan dapat mengharumkan nama Kutai Timur di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Semangat sportivitas dan kebersamaan yang terjalin selama turnamen diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga olahraga sepak takraw di Kutai Timur semakin berkembang dan diminati oleh masyarakat.

Dengan berakhirnya PSTI Kutim Cup 2025, diharapkan semangat olahraga dan pembinaan atlet terus membara di Kutai Timur. Dukungan dari pemerintah daerah, PSTI, serta seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi atlet di masa depan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *