Samarinda – Ketika premanisme menjadi duri dalam daging pembangunan daerah, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji memuji tindakan cepat dan tegas Polda Kaltim dalam membekuk kelompok-kelompok preman yang meresahkan masyarakat. Ia menyebut tindakan ini sebagai langkah vital dalam menciptakan suasana aman yang menopang iklim investasi.
Pernyataan itu disampaikannya usai kegiatan bersama Wakil Menteri Koperasi di Samarinda yang membahas penguatan koperasi desa sebagai pilar ekonomi rakyat. Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap aparat kepolisian yang berhasil mengungkap aktivitas premanisme di sejumlah titik rawan di Kalimantan Timur.
“Premanisme tidak boleh lagi ada di Kaltim. Semua masyarakat harus taat hukum dan menjaga ketertiban. Kami ingin agar Kaltim ini selalu kondusif agar iklim investasi semakin baik dan pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat,” ujar Seno Aji.
Dalam beberapa pekan terakhir, Polda Kaltim gencar menggelar razia terhadap kelompok preman di kawasan pasar, terminal, hingga area industri. Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan pungutan liar dan ancaman intimidatif yang kerap mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan transportasi umum.
Langkah ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat dan dinilai penting dalam menciptakan kenyamanan berusaha. Premanisme dianggap sebagai ancaman nyata yang bisa menghambat masuknya investasi, terutama di tengah momentum pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kaltim.
Seno Aji menekankan bahwa keamanan dan kepastian hukum adalah prasyarat utama pembangunan yang inklusif. Ia juga mengajak masyarakat, terutama di tingkat desa, untuk berkolaborasi dengan kepolisian dalam menginformasikan potensi gangguan ketertiban.
“Jika semua pihak ikut terlibat menjaga ketertiban, saya yakin Kaltim bisa menjadi daerah yang tidak hanya berkembang secara ekonomi tapi juga aman dan nyaman untuk ditinggali,” tegasnya.
Dengan semangat kolaboratif dan langkah penegakan hukum yang konsisten, Seno berharap Kaltim mampu menjadi contoh daerah yang bersih dari premanisme dan unggul dalam pembangunan.





