banner 728x90

Kaltim Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

Samarinda – Dalam langkah nyata mendukung kebijakan nasional, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Komitmen ini ditegaskan Wakil Gubernur H Seno Aji saat menerima kunjungan Koordinator Wilayah Projo Kalimantan, Julia, di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (14/4/2025).

Pemprov Kaltim akan mengoptimalkan potensi petani dan peternak lokal sebagai penyokong utama pasokan pangan bergizi di wilayahnya. Menurut Seno Aji, hal ini menjadi penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

“Saya meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim untuk mengakomodir peternak lokal. Keberadaan mereka akan menjadi kunci untuk memastikan kontinuitas pasokan MBG,” tegas Seno.

Ia mengingatkan bahwa Kaltim harus memiliki kesiapan mandiri dalam penyediaan bahan pangan. Ketergantungan terhadap daerah lain, menurutnya, hanya akan melemahkan daya tahan pangan lokal dalam jangka panjang.

“Kalau daerah luar tak bisa lagi kirim ke Kaltim, kita harus sudah siap dengan hasil produksi petani dan peternak sendiri,” tambahnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program ini di tingkat akar rumput, Pemprov membuka ruang kolaborasi dengan koperasi dan badan usaha milik desa. Seno menyambut baik sinergi dengan Kopdes Merah Putih, yang dinilainya dapat mempercepat dan mempermudah implementasi MBG di tingkat lokal.

“Kami harap kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dan Bumdes bisa mendukung pelaksanaan MBG secara hati-hati dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Julia menyampaikan pesan dari Menteri Koperasi dan UKM RI, Budi Arie Setiadi, mengenai pentingnya percepatan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Kopdes sebagai bagian dari strategi nasional MBG.

Langkah strategis ini diyakini akan membawa dampak ganda—selain menyukseskan program nasional MBG, juga memperkuat fondasi ekonomi desa dan ketahanan pangan lokal Kalimantan Timur. Pemprov berharap, dengan sinergi semua pihak, program ini akan menjadi tonggak penting dalam pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *