Kutimzone.com, Sangatta – Pengukuhan pengurus Sekretariat Korpri Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi momentum penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghadapi tantangan zaman. Di tengah laju pesat digitalisasi, Korpri diharapkan mampu memainkan peran strategis dalam membina sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif, sambil tetap memegang teguh nilai-nilai organisasi.
Ketua Sekretariat Korpri Kabupaten Kutim Ahmad Tarmiji dalam sambutannya saat pengukuhan pengurus baru, menegaskan pentingnya menjaga integritas organisasi di era digital. Jumat, 4 Oktober 2024.
“Pengukuhan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menerapkan kaidah-kaidah manajemen organisasi yang baik. Kami berharap pengurus baru dapat berperan aktif, inovatif, dan kreatif dalam memajukan organisasi dan daerah kita,” ujar Tarmiji.
Dalam pidatonya, Tarmiji menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM di lingkungan ASN, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, ASN sebagai tulang punggung pelayanan publik harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
“Kita harus siap menghadapi era digitalisasi yang terus berkembang. Teknologi bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan yang harus dihadapi dengan serius,” tegas Tarmiji.
Ia juga berharap Korpri dapat berperan lebih aktif dalam mempersiapkan SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan teknologi dan dinamika kerja modern. Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN di era digital akan menjadi salah satu fokus utama Korpri di Kutim. Hal ini penting untuk menjamin bahwa ASN dapat terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.
Selain menyoroti tantangan di era digital, Tarmiji juga mengingatkan seluruh anggota Korpri tentang pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan. Ia menekankan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai Panca Prasetya Korpri, yang terdiri dari Akuntabilitas, Kompetensi, Harmoni, Loyalitas, Adaptasi, dan Kolaborasi (AKHLAK).
“Sebagai ASN, kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Nilai-nilai AKHLAK harus kita tanamkan dan implementasikan, baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tarmiji dengan tegas.
Nilai-nilai AKHLAK ini, menurutnya, tidak hanya menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sebagai ASN, tetapi juga harus dihayati sebagai prinsip hidup. Dengan demikian, ASN dapat terus menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik dan mendorong kemajuan daerah.
Tarmiji menutup pidatonya dengan mengucapkan selamat bertugas kepada para pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.
“Semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik demi kemajuan Korpri dan Kabupaten Kutai Timur,” tutup dia
Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal baru bagi Korpri Kabupaten Kutim dalam menghadapi tantangan di era digital sekaligus memperkuat komitmen ASN untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah yang berkeadilan dan merata. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai AKHLAK, Korpri diharapkan dapat semakin solid dalam menjalankan tugas mulia sebagai pelayan masyarakat. (Rls)


