Kutimzone.com, Sangatta – Dispora Kutai Timur bersama KRAST dan Pemuda Kreatif Kutim menggelar pelatihan membatik dan fashion workshop selama 3 hari dengan menggunakan pemateri lokal.
Agenda ini menarik perhatian banyak peserta, yang dipenuhi semangat untuk menciptakan karya batik pada hari pertama, Rabu, 1 April 2024.
Para pembatik lokal seperti Yuda Reza Fahlepi (Ombat), Nurdhatul Maulida Aswita, S.Ft (Juwita Batik), dan Masniar Umar Donggo (Sanggar Batik Galuh Kartini) menjadi pengajar dalam pelatihan tersebut.
Pejabat fungsional Analisis Kebijakan Ahli Muda, Marindawati. S.P, menjelaskan bahwa agenda ini diselenggarakan untuk mengembangkan bakat para pemuda, khususnya di Kutai Timur.
“Kegiatan ini dibuat untuk meningkatkan bakat-bakat pemuda, dan hasil proses mereka sudah terlihat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Marindawati memaparkan kehadiran pemateri lokal yang telah bersertifikat.
“Pemilihan pemateri lokal adalah untuk memperkenalkan ke daerah bahwa kita memiliki pemuda yang berbakat, serta kontribusi mereka dalam pemutaran ekonomi daerah,” tambahnya.
Menurutnya, dengan adanya pemateri lokal, kita ingin memberi tahu bahwa pemuda Kutai Timur juga berperan penting dalam pengembangan ekonomi lokal.
“Mengapa harus mencari dari luar, padahal kita memiliki orang-orang lokal yang sudah diakui dan berkontribusi dalam meningkatkan kondisi sekitar, seperti tetangga,” tandasnya. (Rls)


