banner 728x90

Yusuf T Silambi Dukung Upaya Penanggulangan Bencana di Kutim

Anggota DPRD Kutai Timur Yusuf T Silambi. Foto: Istimewa.

Kutimzone.com, Sangatta – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merupakan daerah yang rawan bencana, baik bencana alam maupun bencana non-alam. Dalam upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana.

Anggota Komisi C DPRD Kutim, Yusuf T Silambi, mengatakan bahwa PDIP merupakan partai politik satu-satunya yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Hal ini menjadikan PDIP sebagai partai yang lengkap dan siap memberikan dukungan menyeluruh dalam penanggulangan bencana.

“PDIP bahkan memiliki kapal rumah sakit, yang dapat memberikan pelayanan medis di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh paramedis,” ucap Yusuf saat dihubungi via telepon, Sabtu, 18 November 2023, dua hari lalu.

Selain itu, PDIP juga memiliki sarana transportasi darurat, seperti ambulans, untuk membantu warga yang terdampak bencana. PDIP juga menyiapkan fasilitas dapur umum untuk menyediakan makanan bagi warga yang membutuhkan.

“Tak hanya itu, kami juga siapkan awak dapur umum sehingga bisa membantu makanan warga ketika terjadi bencana. Bergandengan bersama pemerintah untuk membantu ketika terjadi bencana, khususnya ketika terjadi bencana pertama kali,” papar Yusuf.

Upaya penanggulangan bencana di Kutim semakin kuat dan terorganisir. Hal ini menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh untuk masyarakat.

Selain kesiapsiagaan dari pemerintah dan perusahaan, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat juga menjadi hal yang penting. Yusuf mengatakan bahwa PDIP juga memberikan edukasi mitigasi bencana melalui aplikasi Media Pintar Perjuangan (MPP).

“Sosialisasikan agar masyarakat tahu apa yang perlu dipersiapkan sebelum semuanya terjadi (bencana),” kata Yusuf.

Edukasi mitigasi bencana ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya persiapan sebelum bencana terjadi. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana dan mengurangi risiko kerugian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *