banner 728x90
ADV, Berita  

Penambang Liar Rampas Lahan Sekolah di Kukar

Kutimzone.com, Tenggarong – Lahan sekolah yang ditanami pohon buah-buahan dan akasia di Sekolah Dasar Negeri 021 Loa Kulu, Desa Margahayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dirampas oleh penambang liar. Kepala Sekolah SDN 021, Didik Purwanti, mengatakan, oknum penambang menggali tanah sekolah tanpa izin.

Didik mengetahui hal itu saat mengikuti bimbingan teknis di Balikpapan. Ia mendapat kabar dari warga bahwa ada ekskavator penambang liar yang berisik di belakang rumahnya.

“Saya chat untuk tanya lokasinya di mana, ternyata di belakang sekolah,” kata Didik, Senin (13/11/2023).

Didik lalu menghubungi penjaga sekolah, Budi, untuk mengecek keadaan sekolah dan meminta Budi untuk mengambil foto lokasi tersebut.

“Ternyata sudah nyerobot lahan sekolah tapi belum digali,” ujarnya.

Didik memerintahkan Budi untuk menegur para penambang. Setelah ditegur, mereka pindah agak jauh dari lahan sekolah. Namun, saat Didik di Samarinda, ia mendapat kabar bahwa galian sudah merambah lahan sekolah lagi.

“Hampir kena tembok sekolah. Saya marah sekali, karena galiannya sangat dalam,” tuturnya.

Didik menolak jika penambang menawarkan ganti rugi dan meminta penambang untuk mengembalikan lahan sekolah seperti semula.

“Kami bukan pengemis, SD 021 walaupun susah tetapi tidak mau menjadi pengemis,” ucapnya.

Didik juga mengundang wali murid untuk berdiskusi. Semua wali murid menolak ganti rugi dari penambang. Mereka khawatir anak-anak mereka terjebak lubang tambang.

Didik mengaku khawatir jika hujan, tanah akan longsor. Ia sudah melarang murid-murid untuk bermain di belakang sekolah.

“Tapi namanya anak-anak kadang susah diatur, itu yang paling saya takutkan,” tutupnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *