banner 728x90

Maswar Minta Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

Sangatta – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Prima Sangatta Eco Waste yang berlokasi di belakang Pasar Induk Sangatta mampu mengelola 50 ton sampah per hari.

Berdasarkan informasi awal TPST ini hanya bisa memproduksi 12 ton per hari, hal ini tentu jauh dari yang diharapkan.

Anggota Komisi A DPRD Kutim, Maswar mengatakan masyarakat menghasilkan sampah jauh lebih banyak dari ini setiap harinya.

“Kok bisa sedikit pengelolaannya sementara masyarakat kita menghasilkan sampah tiap hari berton-ton,” kata Maswar.

Ia juga menyayangkan kecilnya jumlah sampah yang bisa dikelola tiap hari. Padahal belum ada aturan tegas terhadap yang membuang sampah sembarangan.

Kebersihan dan keasrian lingkungan di Kota Sangatta, Maswar menanggapi banyak dari warga Kutim yang belum sadar akan pentingnya kebersihan.

“Masih ada warga yang membuang sampah di selokan, parit bahkan sungai. Kalau ada aturannya, semua orang pasti taat,” tegasnya.

Menurutnya TPST tersebut harus mampu mengelola sesuai dengan target awal, tapi jika dalam perjalanannya ditemukan kendala maka APBD Kutim mampu mengakomodasi.

Baik dari perbaikan serta alat yang bisa meningkatkan jumlah pengelolaan sampah, asalkan pengelolaan sampah yang dihasilkan bisa lebih banyak.

Membuat regulasi dan menyosialisasikan dampak buruk sampah merupakan tugas dari pemerintah daerah. Maswar berharap Pemkab Kutim kembali mengencarkan sosialisasi serta kegiatan lain yang mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya hidup bersih.

Lanjut, ia pun mengingatkan Pemkab Kutim untuk bisa mengatur jadwal buang sampah serta menyiapkan tong-tong sampah di masing lingkungan RT sehingga masyarakat tidak memilih membuang limbahnya ke parit terdekat.

“Jamnya buang sampah harus diatur lagi sesuai dengan aktivitas masyarakat. Begitu pun dengan sarana tong-tong sampah juga harus dilengkapi,” tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *