Sangatta – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Yan, menekankan pentingnya fokus pada pembangunan dan pemeliharaan sarana pendidikan dalam anggaran pokok pikiran (pokir) DPRD Kutim. Yan mengungkapkan bahwa beberapa proyek prioritas dalam pembangunan pendidikan termasuk perbaikan gedung sekolah yang sudah tidak layak, dan pembangunan gedung baru untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Salah satu contoh yang disebutkan oleh Yan adalah rencana pembangunan kantor sekolah di Desa Mekar Baru, Kecamatan Busang. Menurutnya, bangunan tersebut sudah tidak layak dan perlu direnovasi. Dalam konteks ini, Yan juga mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutim untuk memprioritaskan perbaikan dan pembangunan gedung sekolah yang sudah lama tidak mendapat perhatian.
Yan merasa prihatin terhadap kondisi beberapa bangunan sekolah, termasuk salah satu sekolah di Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, yang terbengkalai dan belum mendapatkan perawatan yang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, Yan mengungkapkan upayanya dalam membangun dan merenovasi bangunan sekolah yang memerlukan perhatian khusus di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Muara Wahau, Busang, Kongbeng, dan Telen.
Pembangunan dan perbaikan gedung sekolah juga telah dilakukan di Desa Long Noran dan Desa Long Sega, Kecamatan Telen, serta di Desa Karya Bakti dan Miau Baru, Kecamatan Muara Wahau. Yan berharap upaya ini dapat membantu meningkatkan kondisi sarana pendidikan di Kutai Timur dan memberikan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Pemerhatian Yan terhadap sektor pendidikan menjadi langkah positif dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di wilayah Kutai Timur, sekaligus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan pendidikan lokal.
